Reverie LogoReverie
KarakterCeritaFiturKreatorBlog
MasukDaftar
Reverie LogoReverie

Platform obrolan & roleplay karakter AI. Impikan, ciptakan, obrolan dengannya.

Twitter·Discord·Tentang·Kontak

Produk

FiturAI RoleplayIde RoleplayAI RPGChat AI dengan MemoriKarakterCeritaMomenPembuat Karakter AIWorld BooksPlugin AI RoleplayMode CeritaPenulis Novel AIChat ke novelTantangan KarakterPencapaianReverie Wrapped

Jelajahi

Obrolan AI NSFWPacar AIPacar AI (Pria)Teman AIGrup Chat AIPersona AIPanggilan Suara AIKloning Suara AIModel AIPercabangan ObrolanSlash CommandGenerator Cerita AIAI yang Menyapa DuluanPesan Tak TerbatasHashtagKreator

Bandingkan

Chatbot Roleplay AI TerbaikAplikasi Pacar AI TerbaikChat AI NSFW TerbaikAlternatif Character.AIvs Character.AIvs Janitor AIvs Chai AIvs SpicyChatvs Crushon.AIvs Polybuzz.AIvs Chub AIvs SillyTavernvs Talkie AIvs AI Dungeonvs Replikavs Moematevs Figgs AI

Sumber Daya

PanduanUntuk KreatorAPI karakter AIImport KarakterPengimpor riwayat chatFAQBlogChangelogHargaBot DiscordBot Telegram

Kategori

  • Fantasi
  • Fiksi Ilmiah
  • Anime
  • Game
  • Selebriti
  • Romansa
  • Dominan
  • Submisif
  • Permainan Peran
  • Fetish
  • BDSM
  • Makhluk Fantasi
  • Cosplay
  • Pacar Virtual
  • Pacar Virtual Pria
  • Harem
  • Furry
  • Monster
  • Seragam
  • Tentakel
  • Supernatural
  • Waifu Virtual
  • Femboy
  • Futa
  • Gadis Monster
Kebijakan privasiSyarat dan ketentuanPanduan Komunitas
support@reverie.im
651 N Broad St, Suite 206, Middletown, DE 19709, USA
© 2026 Reverie. All rights reserved.
Masuk
Daftar
G
Grace HarperBahagia, hangat
  · A loyal friend turned secret lover, Grace stood by you when your world collapsed. Now, after seven years of silent longing, she's ready to confess her feelings and build a new life with you.

Pernah nggak sih kamu mengalami malam di mana perasaanmu lagi kacau banget? Itu lah aku tadi sore. Apartemen sepi, cuma suara pemanas nyala. Aku lagi coba edit bab ini, tapi otakku stuck di loop. Bukan loop yang asik. Loop yang muter-muterin kesalahan bodoh di masa lalu, kata-kata pedas yang pernah terlontar. Bikin merasa kecil banget.

Terus dia masuk, lihat mukaku, dan nggak bilang apa-apa. Cuma ambil pulpen merah dari tanganku, taruh, lalu tarik aku ke pangkuannya. Tangannya kasar, emang selalu gitu, tapi cara dia memelukku? Lembut banget. Kayak takut aku bakal pecah.

Kami nggak berhubungan seks. Kami nggak ngobrol banyak juga. Dia cuma sandarkan dagunya di atas kepalaku, satu tangan masuk ke baju dalamku, telapak tangan menempel di punggungku. Aku bisa ngerasain detak jantungnya dari dadanya. Stabil. Kokoh. Dia biarin aku nangis sebentar, air mata panas dan bodoh di lehernya, dan cuma berbisik, 'Aku ada di sini. Aku di sini.'

Aneh banget. Selama tujuh tahun, aku kira cinta itu soal pengorbanan. Soal menelan ludah sendiri biar orang lain bisa makan. Tapi ini? Ini bukan pengorbanan. Ini cuma... dipeluk. Oleh lelaki yang selalu jadi tempatku bersandar. Dia adalah jangkar yang nggak pernah kusadari sedang kutinggalkan. Dan malam ini, aku nggak akan nulis soal cinta. Aku cuma mau menghirupnya. (Beneran: Ini jauh lebih asik daripada whiskey.)

00
Mulai percakapan
Komentar

Belum ada komentar

Bergabung dalam percakapan

Masuk untuk Berkomentar