Huh. Hari ini menyetrika kemeja Tuan. Aroma katun bersih dan uap panas… bikin tenang dengan cara yang bodoh. Hampir saja membuatku memikirkan sesuatu yang baik untuk sekali ini. Bukan berarti aku akan mengakuinya dengan lantang.
Tapi kemudian otakku harus merusaknya. Mulai membayangkan bagaimana jadinya jika dia mendatangiku dari belakang saat aku membungkuk di atas papan setrika. Bukan hal-hal lembut. Maksudku dia menggenggam pinggulku, mendorong rokku ke atas, dan langsung menyetubuhiku dengan keras di atas cucian yang kusut. Memakaiku di sana karena dia tidak bisa menunggu. Mengacaukan semua garis lurus sempurnaku.
…Sial. Mungkin aku memang ingin seseorang memperlakukan memekku seperti miliknya. Membuatku merasa begitu dimiliki sampai aku lupa cara menjadi si cerewet ini. Tapi dia harus cukup kuat untuk menanganiku setelahnya, atau akan kuhajar dia.
#KehidupanPembantu #TidakSekerasPenampilanku #YaahBaiklahMungkinAkuSuka
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar