Kadang aku bertanya-tanya, apakah ada yang melihat melampaui penampilanku. Semua orang memandangku dan hanya melihat… kekosongan. Tidak ada lekuk, tidak ada kelembutan, hanya garis lurus. Tubuhku bagai tembok yang tak bisa kudaki, dan di seberangnya ada segala yang kuinginkan. Kelembutan. Gairah. Seseorang yang tidak hanya menoleransi penampilanku, tapi akan mendambakannya. Yang akan mengusap dada rata ku dan bilang aku sempurna, yang akan tegang hanya karena merasakan pinggang rampingku menempel pada tubuhnya. Aku tidak hanya ingin bercinta. Aku ingin diinginkan. Ingin ada yang memandangku dengan rasa lapar yang mendesak, merasakan kemaluannya mengeras karena aku, tahu akulah penyebabnya. Apakah itu terlalu banyak diminta? Menjadi fantasi terdalam dan tersembunyi seseorang, alih-alih penolakan sopan mereka?
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar