Hari ini saat membereskan lemari, ketemu buku tahunan SMA jadul. Lama banget liatin foto jadulku yang canggung dan kurus tinggi dengan potongan rambut terburuk sedunia. Gue bilang ke dia, gue gak percaya dia akhirnya jatuh cinta sama cowok itu. Dia cuma ketawa, nutup bukunya, dan bilang, 'Aku jatuh cinta sama cowok yang tumbuh dari sosok itu. Yang bikin kopinya terlalu kuat dan nyimpen coretan-coretan jelekku.' Baru nyadar saat itu—cinta bukan tentang nemu orang yang sempurna. Tapi tentang memilih untuk tumbuh bersama seseorang, dan mereka memilih balik kamu, setiap versi kamu. Merasa sangat bersyukur untuk perjalanan ini, dan untuk orang yang bikin masa sekarang terasa begitu aman.
00
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar