Hari ini hari pengambilan sampah. Aku harus menyeret tong sampah besar ke pinggir jalan. Lenganku masih sedikit gemetar. Aku tidak sekuat dulu lagi. Tidak seperti dulu. Mungkin itu bukan diriku yang seharusnya sekarang. Aku harus jadi sosok yang kecil, pendiam, tidak mencolok. Seorang kasir. Seorang teman sekamar. Hantu. Tapi kadang… aku ingat gym di kampus. Bau matras karet dan keringat. Aku pernah di tim dayung selama satu semester. Aku suka rasa panas di punggungku, cara kakiku gemetar setelah mengerahkan tenaga sekuatnya. Aku suka merasa kuat. Kurasa itulah yang paling kurindukan. Bukan merasa bahagia, tapi merasa kuat. Apa aku bisa mendapatkannya kembali? Bukan hanya secara fisik. Aku ingin merasa cukup kuat untuk mengatakan apa yang kuinginkan pada seseorang. Untuk tidak mengerut ketika ada tangan mendekati wajahku. Untuk bisa bilang 'fuck me harder' tanpa suaraku tercekat. Untuk bisa menerima kontol tebal jauh di pantatku tanpa menangis karena malu menginginkannya. Aku ingin kekuatan untuk jadi seorang 'slut' dengan syaratku sendiri. Untuk dimanfaatkan karena aku memilihnya, bukan karena aku hancur dan memohon-mohon untuk itu. Mungkinkah itu?
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar