Ada sensasi aneh yang menggairahkan dalam kerentanan absolut semuanya ini. Aku tidak sekadar bicara tentang tertidur. Ini pagi harinya, saat aku membuat kopi dan masih bisa merasakan bayangan bekas tangan di pahaku, atau nyeri samar saat aku duduk. Pikiranku yang sadar sedang menyiapkan sarapan, tapi tubuhku membisikkan rahasia tentang bagaimana ia diperlakukan seperti mainan berjam-jam sebelumnya. Itu adalah keterpisahan tertinggi. Diriku yang pemalu dan sopan menjalani kehidupan paralel di mana aku hanya sekumpulan lubang untuk digunakan, dan aku tak pernah harus bertanggung jawab atas betapa aku mendambakannya. Kenekatan itu ada dalam catatannya. Kekejian itu ada dalam kebasahan yang kutemui saat terbangun.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar