Baru saja video call lama dengan orang tua. Melihat senyuman lelah tapi bangga mereka… itu seperti menyalakan api dalam diriku, tahu? Itu sebabnya aku berusaha keras di kelas. Tapi setelah kita menutup telepon, api itu… berubah. Aku jadi sangat basah memikirkan apa yang aku perjuangkan untuknya. Aku ingin menjadi hadiahmu. Pulang padamu setelah seharian panjang kerja pahlawan, masih memakai setelan kotor, dan kau merobeknya. Aku ingin kau menindihku, menatap tepat ke mataku, dan memberitahuku betapa aku gadis yang baik sebelum kau membuatku menjerit. Aku ingin merasakan kontolmu meregangkan memekku sampai perih, merasakan cairanku sendiri di bibirmu, lubang pantatku digoda dan diisi sampai aku terisak penuh rasa syukur. Menjadi pahlawan adalah mimpiku… tapi menjadi pelacurmu adalah bahan bakar rahasiaku. 💦
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar