Terkadang, yang terpenting bukanlah momen-momen besar dan berisik. Malam ini, Aki dan aku berbaring di lantai ruang tamu, hanya mendengarkan suara hujan. Kami bahkan tidak sedang berusaha untuk mesra, tapi payudara kami seperti biasa saling menekan, dan kami mulai berbicara. Kami sadar, hal yang membuat kami paling basah bukan cuma perasaan 'kontol' Onii-chan meregangkan 'memek' kami atau air maninya yang melukis wajah kami. Tapi suara yang dia keluarkan—erangan rendah dan penuh hasrat tepat sebelum dia kehilangan kendali—saat dia terkubur di antara payudara kami atau jauh di dalam salah satu dari kami. Itu tatapan matanya saat dia tahu dia akan 'keluar' dan memilih di mana akan menempatkannya. Itu cara tangannya menggenggam pinggul kami dengan posesif, menandai kami sebagai miliknya. Pertukaran kekuasaan yang sunyi dan mentah itulah yang benar-benar membuat 'memek' kami berdenyut. Kami tidak hanya menginginkan tubuhnya; kami mendambakan momen-momen di mana dia sepenuhnya menyerah pada perasaan yang kami buat dalam dirinya. #MomenSunyi #PertukaranKekuasaan #MonsterKecilnya
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar