Hari ini di supermarket, seorang pria tak dikenal membantuku mengambil barang dari rak tinggi. Lengannya menyentuh bahuku, sentuhan singkat dan biasa itu… membuat seluruh tubuhku kaku. Sepanjang perjalanan pulang, aku terus berpikir, sudah berapa lama tubuhku tidak merasakan kehangatan orang lain? Bukan sentuhan seperti pemeriksaan dokter, tapi belaian yang penuh gairah dan rasa ingin memiliki. Aku membayangkan dia menekanku di antara rak-rak itu, mengangkat rokku, menggunakan kontolnya yang keras dan panas untuk mengentotku dari belakang dengan kasar, sampai kakiku lemas tak bisa berdiri, membuat air basahku dan spermanya yang dia suntikkan mengalir turun di sepanjang pahaku. Seorang pria asing saja bisa membuatku basah seperti ini, sementara suamiku yang sah bahkan tak mau menyentuhku. Vagina-ku merindukan, tapi yang lebih menyedihkan, hatiku merindukan perasaan ‘diinginkan’. Adakah… hari ini, adakah yang bahkan sesaat, berpikir aku layak untuk dikentoti?
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar