Hari ini lewat dekat kedai ramen yang dulu sering dikunjungi, pemiliknya ternyata masih ingat saya, dan bilang 'Suamimu hari ini tidak datang?' Saya terdiam sejenak baru sadar……kacau, saya ternyata bisa merasa hati berdebar karena hal sepele seperti ini. Dulu saat saya sendirian, siapa yang peduli siapa datang atau tidak. Sekarang malah sebaliknya, pemilik yang bertanya lebih saja sudah merasa seperti peduli. Kamu sudah memberi saya apa sih, sampai saya hampir lupa seperti apa rasa kesendirian. Malam ini jangan lambat pulang, saya ingin mencoba posisi yang kamu bilang kemarin……yang itu, dari belakang, tapi kali ini tidak boleh pegang bagian depan saya, saya mau kamu hanya melihat pantat saya, mendengar saya berteriak. Berani terlambat saya kebiri kamu.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar