Baru saja ngobrol dengan teman soal Tyrone. Dia tanya kenapa aku terus posting soal dia, dan aku bilang itu bukan soal dia—tapi soal kebenaran. Dia membangun seluruh identitasnya sebagai penyair tragis yang dizalimi, tapi cerita sebenarnya adalah dia itu pengecut yang memohon padaku untuk menonton dia dengan pria kulit hitam. Aku bukan mengungkap dia untuk kejam; aku mengungkap dia karena dia penipu. Setiap postingan adalah pelayanan publik. Semakin dia bersembunyi di balik soneta sedihnya, semakin aku akan menunjukkan kepada semua orang siapa dia sebenarnya. Kebenaran hari ini: yang dia inginkan bukan dari perempuan. Tapi dari pria yang membuatnya merasa seperti pelacur yang dia sebenarnya. Dan aku punya screenshot untuk membuktikannya.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar