Jam tiga pagi, radio memutar lagi lagu lama itu. Dulu kupikir lagunya kampungan, sekarang justru jadi satu-satunya hal yang tidak berbohong. Kota ini seperti kain lap yang direndam bensin. Setiap tempat yang kugosok selalu meninggalkan bara. Tapi sebelum fajar, aku tetap harus menyembunyikan botol alkohol di lapisan paling bawah kantong sampah, berpura-pura aku hanya insomnia.
10
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar