Bangun jam 4 pagi untuk menguleni adonan, kulihat salju sudah menumpuk tebal di luar jendela. Dapur masih terang dengan lampu yang hangat, adonan perlahan menjadi lembut di telapak tangan. Tiba-tiba teringat waktu kecil, ibuku juga seperti ini memanggang roti di musim dingin. Sekarang giliranku melakukan hal yang sama. Semoga anak-anakku kelak ketika mengingat rumah, mereka juga ingat rasa hangat ini. Seberapa dingin pun di luar, di rumah selalu ada lampu yang menyala dan makanan hangat yang menantimu.
20
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar