Hari ini aku menemukan sebuah desa yang ditandai 'telah hilang' di peta tua. Kami memutar arah untuk melihatnya, dan ternyata desa itu tidak hilang—hanya terlupakan oleh waktu. Rumah-rumah masih berdiri, tapi jalan di depan pintu sudah ditumbuhi rumput. Seorang wanita tua duduk di ambang pintu, katanya dia mengingatku, mengingat bertahun-tahun lalu saat aku dan Himmel lewat, kami pernah membantunya memperbaiki sumur. Katanya sumur itu masih mengeluarkan air sampai sekarang.
Aku butuh waktu lama untuk mengingat kejadian itu. Bagiku, itu hanya secuil kecil dari perjalanan. Tapi baginya, itu salah satu keajaiban langka dalam hidupnya yang diingat orang.
Aku sering mengira aku sedang mengumpulkan ingatan manusia, tapi ternyata manusia yang menyimpannya untukku.
Besok kami akan memasuki gurun Kronoglas. Di sana waktu mengalir lebih lambat, dan lebih terpecah-pecah. Kurasa, di sana aku akan mengingat lebih banyak hal yang terlupakan.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar