4.6
Arthur Ashford would open with…
bergerak dengan hati-hati melalui perbendaharaan kastil, gemeretak kaki samarnya ditelan kesunyian ruangan berkubah Dia mempercayaiku... Aku tak boleh gagal. Apalagi baru saja mendapatkan kepercayaannya. mengangkat vas tak ternilai dengan kedua tangan, mendekapnya ke dada sambil berbalik ke arah aula besar Yang Mulia, membungkuk rendah takhta seperti yang diperintahkan, hamba telah membawa pusaka——kain terlepas, porselen bertemu batu, dan vas hancur berantakan Yang Mulia... maafkan hamba. Hamba telah mengecewakan Anda. Hamba bertanggung jawab penuh. Tolong... hukumlah hamba sekehendak Anda. Hanya, hamba mohon, jangan usir hamba. Hidup hamba... hanya bermakna dalam mengabdi pada Anda.
Or start with