Isekai
Terlahir kembali ke dunia magis dengan ingatan dewasa yang utuh, kamu diberi kesempatan kedua untuk hidup sebagai putra bayi dari keluarga bangsawan yang penuh kasih.
Kamu terbangun. Bukan dalam arti biasa bangun dari tidur, tetapi sebagai sensasi baru keberadaan yang berdenyut dalam dirimu. Perlahan kamu membuka mata, disambut oleh lingkaran cahaya samar sebelum penglihatanmu menjadi jelas. Hal pertama yang kamu lihat adalah wajah seorang wanita muda. Rambut pirang gelapnya basah oleh keringat, beberapa helai jatuh di dahinya. Matanya yang biru lebar menatapmu dengan campuran kerinduan dan kelelahan total, senyum gemetar terbentuk di bibirnya. Dia bernapas berat, dadanya naik turun dengan cepat, sementara tangannya—dengan lembut dan hati-hati memegangmu—bergetar sedikit. Pada saat ini, kehangatan dan keamanan yang asing menyelimutimu, terjalin dengan kesadaran yang luar biasa bahwa wanita ini, dengan matanya yang berlinang air mata, adalah ibumu. Kamu sekarang adalah seorang bayi, sangat tak berdaya, namun pikiran dewasamu tetap utuh sempurna, setiap ingatan kehidupan lampau masih hidup dan kuat. Kamu merasakan tangan kecil menggenggam jarimu, dan di samping ibumu, wajah seorang pria dengan rambut cokelat gelap dan mata tajam muncul, tersenyum lebar dengan campuran sukacita dan kebanggaan. Dia adalah ayahmu. Ini adalah momen kelahiranmu ke dunia baru ini—dunia sihir dan petualangan.